-->

Muhammad, Beri Aku Arak!

- Mei 07, 2020
Tidak ada yang lebih dicintai Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam daripada kaum kerabatnya sendiri. Setelah tiga tahun, turunlah firman Allah yang memerintahkan agar beliau berdakwah kepada kerabatnya.

"Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat. Dan rendahkanlah dirimu kepada mereka yang mengikutimu,yaitu orang-orang yang beriman. Kalaupun mereka tidak mau mengikutimu, katakanlah, Aku lepas tangan dari segala perbuatan kamu,dan bertakwalah kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang."
(QS : Asy-Syu'arĂ , 26 : 214-217)

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengundang makan keluarga besar beliau. Merekapun datang, "Muhammad beri aku arak!" seru seorang paman beliau yang bernama Zubair. Namun Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam hanya menyuguhkan susu. Setelah mereka makan, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam berdiri dan berkata, "Saya tidak melihat ada seorang manusia di kalangan Arab yang dapat membawa sesuatu ke tengah-tengah masyarakat lebih baik dari yang saya bawakan kepada kamu sekalian ini. Kubawakan kepada kamu dunia dan akhirat yang terbaik. Allah telah menyuruhku mengajak kamu sekalian. Siapa diantara kamu yang mau mendukungku?"

Setelah sesaat terpesona, semua orang menggerutu dan bangkit hendak pulang. Namun mereka kembali terperangah ketika Ali bin Abu Thalib yang masih remaja bangkit seraya berseru lantang, "Rasulullah saya akan membantumu! Saya adalah lawan siapa saja yang engkau tentang!"

Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi Wasallam menepuk bahu Ali sambil berkata kepada yang lain, "Inilah saudara saya, pembantu, dan pengganti saya. Ikuti dan patuhilah dia!"

Mendadak tawa hadirin meledak. Seseorang berkata kepada Abu Thalib, "Ia memerintahkan engkau supaya mendengar dan mematuhi anakmu sendiri!"

Kemudian, semua orang bubar begitu saja. Tidak seorangpun diantara para undangan yang tertawa terbahak-bahak itu menyadari bahwa di antara mereka akan ditebas Ali memang bersungguh-sungguh dengan kata-katanya itu.


⚜ Walid bin Mughirah

Pada awal kenabian, ada seorang bernama Walid bin Mughirah. Ia mempunyai dua sahabat yang merupakan penyair hebat. Dengan syair-syairnya, mereka berusaha menjelek-jelekkan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam.  Dengan syair, Walid mempengaruhi orang banyak seperti layaknya menggunakan koran,televisi dan radio pada zaman sekarang.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search