-->

Panitia Hingga Narasumber Diskusi "Pemberhentian Jokowi" Diteror: Digedor dan Dihack!

- Mei 30, 2020
Constitutional Law Society (CLS) FH UGM membatalkan Diskusi dan Silaturahmi Bersama Negarawan (Dilawan) dengan tema "Meluruskan Persoalan Pemberhentian Presiden Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan".

Pasalnya panitia, pembicara, moderator, dan narahubung mendapat berbagai teror dan ancaman.

"Demi alasan keamanan, mahasiswa penyelenggara kegiatan memutuskan untuk membatalkan kegiatan diskusi tersebut," kata Dekan FH UGM Prof Sigit Riyanto pada Sabtu (30/5/2020).

Teror dan ancaman dialami oleh pembicara, mulai dari pengiriman pemesanan ojek online ke kediaman, teks ancaman pembunuhan, telepon, hingga adanya beberapa orang yang mendatangi kediaman mereka.

Ia sangat menyayangkan adanya intimidasi dan teror tersebut. Sebab kegiatan ini merupakan salah satu wujud kebebasan akademik dan kebebasan berpendapat yang selayaknya didukung bersama.

Ia mengecam sikap dan tindakan intimidatif terhadap rencana kegiatan diskusi yang berujung pada pembatalan kegiatan diskusi ilmiah tersebut.

"Hal ini merupakan ancaman nyata bagi mimbar kebebasan akademik, apalagi dengan menjustifikasi sepihak secara brutal bahkan sebelum diskusi tersebut dilaksanakan," katanya.

Sementara itu Dekan Fakultas Hukum  UII Yogyakarta, Abdul Djamil  SH MH, mengatakan memang benar salah satu dosen tata negaranya yakni Prof Dr Ni'matul Huda SH MHum terkena teror gara-gara akan memberikan materi dalam sebuah diskusi bertajuk sama.

Dia diteror dengan didatangi serta rumahnya digedor semenjak semalam hingga pagi tadi.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search