-->

Warga Uighur Wajib Ikut Upacara di Waktu Magrib Agar Tak Bisa Buka Puasa

- Mei 21, 2020

Pelaporan warga Uighur yang puasa dibenarkan oleh polisi di Urumqi, ibu kota Xinjiang. Dia mengatakan ada panduan khusus selama Ramadhan bagai aparat dan ada catatan orang-orang yang puasa serta ke masjid di bulan suci.

"Iya, ada. Kami ada unit polisi khusus untuk melacak itu," kata dia.

Berbagai cara juga dilakukan pemerintah Xinjiang agar Muslim Uighur tak puasa.
Salah satunya di Jiashi, Kashgar. Warga wajib menghadiri upacara pengibaran bendera di waktu Magrib, agar mereka tak bisa buka puasa dan ketahuan siapa yang berpuasa.

"Karena kami melakukan upacara pengibaran bendera, pengawasan antarwarga diperkuat, jadi tidak ada yang bisa buka puasa," kata seorang pejabat di Jiashi.

Selain itu, mereka juga menggelar studi politik dari pukul 21.30 hingga 11.30, waktu untuk salat Tarawih di bulan Ramadhan.


Advertisement

1 komentar:


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search