-->

"Kami Minta Keadilan, Almarhumah Ibu Bukanlah PDP Covid 19"

- Juni 11, 2020
Qodarullah, Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang....

Buka mata, buka telinga dan buka hati kalian terkhusus tim medis dan tim gugus RSUD Pali Sumatera Selatan.

Awalnya kami sangat menghargai perjuangan kalian sebagai Garda Terdepan demi mempertaruhkan nyawa untuk memutus mata rantai Covid-19

Setelah kejadian nih kami baru Sadar entah apa yang kalian pikirkan

Dengan mudahnya memvonis pasien berstatus PDP covid 19, padahal pasien baru dirawat lebih kurang 12 jam, Tolong dipelajari riwayat sakit yang dialami pasien, tahun 2016-2018 (3x) masuk RSUD Pali dan pasien pernah 3x rawat inap di RSUD Pali  (7-10 hari) karena diabetes dan patah tulang belakang dan pinggang.

Berkat rahmat dan izin Allah SWT, kami sekeluarga sampai detik nih diberikan kesehatan dan keselamatan dari Allah SWT, sdh 16 hari kepergian ibunda kami, bukti kebesaran Allah SWT.

Selama 14 hari keluarga menahan malu dan fitnah  tersebar berita yang tidak mengenakkan dan membuat keluarga besar tertekan secara psikologis, terkhusus dari RSUD Pali yang menyebarkan berita pasien berstatus PDP covid 19 yang meninggal dunia.

5 tahun ibunda kami sakit diabetes, tapi ditetapkan berstatus PDP covid 19 walaupun hanya dirawat lebih kurang 12 jam, bukan mengobati penyakitnya tapi dijadikan pasien PDP covid 19 di RSUD Pali sumatera selatan, BELUM ADA TINDAKAN MEDIS SAMA SEKALI BAIK RAPID TES DAN SWAB TES, tidak tau ada motif apa??? Dibalik nih semua...

MIRISnya ditambah dengan pemakaman yang menyebabkan peti jenazah jatuh membuat keluarga menjadi emosi.

Karena sebuah kejadian ada hikmah dibalik ini semua, akhirnya ibu kami dimakamkan secara ISLAM dan pemakaman diambil alih oleh keluarga besar.

Kami sangat menyanyangi masyarakat Pali, agar kejadian ke depan tidak terulang lagi khususnya masyarakat Pali Sumatera Selatan.

Saat masa inkubasi selama 14 hari, tidak ada itikad baik dari RSUD Pali untuk datang MEMINTA MAAF.

setelah video beredar VIRAL baru datang untuk meminta MAAF kepada keluarga dan Memohon ampun kepada Allah SWT.

MALU DAN FITNAH tidak ada obatnya, hanya sakit dan kepedihan yang keluarga rasakan saat itu.

Kami minta Keadilan untuk membersihkan nama baik keluarga karena Almarhumah Ibu kami Bukanlah PDP Covid 19.

Hormat kami

Nora Fadhil Harith, anak yang selalu menyanyangi dan mencintai Almarhumah Ibu kami.
Alfatihah buat ibunda.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search