-->

Teruntuk Ade Armando

- Juni 08, 2020


Setelah tulisannya yang melukai sebagian besar saudara kami, orang minang tentang aplikasi injil berbahasa minang, Ade Armando kembali menulis sebuah opini yang menyinggung ummat islam.

Aktivis islam liberal dan juga sebagai dosen di Universitas Indonesia itu membuat tulisan kontroversial yang diberi judul "Sebaiknya stop haji dan umroh karena cuma pemborosan saja".

Dia mengusulkan agar Negara bisa menyetop penyelenggaraan haji dan umroh karena kegiatan sakral ummat islam itu dinilai sebuah pemborosan.

Didalam tulisannya, dia menjelaskan secara panjang lebar tentang gagasannya dan nominal yang bisa terkumpul dari membludaknya jamaah calon haji dan umroh. Jumlah mereka yang jutaan dikalikan dengan biaya jamaah haji dan umroh dalam satu tahun itu sekitar 24 triliun.

Ade menjelaskan, jika dana itu digunakan untuk keperluan kesejahteraan masyarakat Indonesia, banyak hal bisa dilakukan dengan uang Rp24 triliun. Diantaranya membangun rumah yang sederhana, memperbaiki jalan dan membangun jembatan.

Wahai Ade Armando, anda adalah seorang muslim walaupun saya sebenarnya meragukan itu. Sekedar mengingatkan yang mungkin saja kamu lupa atau memang kamu tidak paham tentang islam dan syariatnya.

Naik haji bagi seorang muslim adalah melaksanakan salah satu rukun islam. Dan itu merupakan kewajiban bagi muslim yang telah mampu lahir dan bathin, juga sebagai salah satu indikator kesempurnaan keislaman.

Setiap muslim, kecuali kamu Ade Armando, pasti ingin mengunjungi tempat yang dimuliakan itu, tempat Rasulullah dilahirkan dan dimakamkan. Rindu melakukan serangkaian ibadah pada waktu-waktu tertentu di samping kabbah agar bisa mendapatkan keridhaan Allah.

Sekali lagi untuk Ade Armando, berhentilah menyakiti hati kami, para muslim dengan kata-kata yang tidak beradab. Janganlah mengusik dengan melarang kami untuk melaksanakan ibadah haji dan umroh.

Ingat, saya dan saudaraku yang muslim tidak pernah sekalipun takut padamu. Kami juga sudah memiliki Al-qur'an, hadits dan para ulama, maka janganlah engkau mencoba menggurui.

Kami para muslim lebih menyukai kedamaian ketimbang mencari masalah. Tetapi jika anda terus memaksa kemarahan kami, Anda jual kami akan beli. Cuma anda beruntung, karna tinggal jauh dari tempatku.

Saya sependapat dengan komentar dari bang Zulkarnain Piliang di sebuah status yang menyatakan bahwa "Ade Armando ini rusak, dan menjadi duri bukan hanya untuk bangsa, tapi juga untuk agama dan kesukuan. Sedikit terpelajar, memiliki akses informasi dan berada dekat dengan pusaran kekuasaan menjadikannya bebas berpendapat yang tidak bisa dipertanggungjawabkan".

Pinrang, 2020


Oleh: Suardi Syamsuddin 
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search