-->

Nasib Kakek Berambut Putih yang Sebut "Nabi Muhammad Bangun Islam dengan Merampok"

- Agustus 10, 2020

Pemilik akun Twitter Apollinaris Darmawan yang menuliskan kebencian terhadap agama Islam mendapatkan ganjaran yang belum setimpal.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial juga di grup WhatsAppa, pria berambut putih itu tampak diserbu oleh beberapa warga.

Seorang petugas tampak berdiri di samping pria itu untuk menenangkan warga.

Aksi massa yang dilakukan di malam hari itu sudah terlanjur memuncak karena agamanya dilecehkan. Para warga tampak meluapkan emosinya dengan melontarkan kata-kata kasar pada pria yang saat itu tak mengenakan baju.

Apollinaris Darmawan memang sudah dikenal lama menghina Islam. Tindakan tidak terpujinya sudah dilakukan sejak tahun 2016 lalu.

"Apa maksud bapak ngehina Islam? Apa?" teriak warga dalam sebuah video itu.

Petugas pun membawa pria itu ke kantor polisi untuk diamankan. Apollinaris Darmawan ditangkap polisi dikediamannya, Jalan Pelita ll, RT 003, RW 004, Kelurahan Jati Pulo, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (8/8/2020).

Berikut beberapa cuitan kontroversial Apollinaris Darmawan.

"UAS, "Tapi kalau agama dihina, institusi kita dihina, wajib kita marah, wajib kita mengamuk,">>>Saya tulis "Muhammad membangun Islam dengan jalan MERAMPOK dan MEMBUNUH, hingga sekarang tabiat itu tetap melekat di Islam." Ada yang lihat UAS ngamuk? Tolong direkan pas lagi ngamuk,"

"Nadiem Tetapkan Sekum PP Muhammadiyah Jadi Profesor," >>> Sudah jadi profesor silahkan bantah Allah SWT = Setan, tidak dibantah gelar profesornya akan hilang maknanya.

Saya tulis "Muhammad membangun Islam dengan jalan MERAMPOK dan MEMBUNUH, hingga sekarang tabiat itu tetap melekat di Islam." dan gambar di bawah. >>>>> Banyak Muslim marah, mengapa anggota DPR-RI tidak ada yang MARAH, apakah tak ada Muslim di DPR?

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search