-->

Petaka Kalung Korona: Dulu Dibanggakan, Kini Korona Kena Kementan

- Agustus 25, 2020

Kantor Kementerian Pertanian (Kementan) terpaksa di-lockdown. Hal ini dilakukan menyusul sejumlah pegawai di Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) terkonfirmasi positif virus Corona (COVID-19) setelah melalui tes PCR.

Padahal Kementan sebelumnya pernah mengeluarkan hasil penelitian kalung eucalyptus diklaim bisa menangkal Corona.

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah, menyebutkan kejadian pegawai terpapar virus Corona ini bagai membuktikan bahwa kalung eucalyptus yang disebut penangkal Corona tidak bekerja dengan baik.

"Menurut saya sih, ini jadi seperti dugaan masyarakat selama ini, bahwa fungsi kalung corona itu nggak banyak, hanya alat pencitraan aja itu. Dengan adanya Kementan yang kena Corona dan lockdown ini seakan akan membenarkan bahwa kalau kalung itu nggak bermanfaat banyak," kata Trubus pada Senin (24/8/2020).

"Secara medis dan ilmiah nggak ada, dan nggak terbukti bisa menahan penularan COVID-19. Kebijakan kemarin itu malah jadi mengelabui publik," lanjutnya.

Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio menilai memang wajar saja pegawai Kementan terkena virus Corona meskipun sudah menggunakan kalung eucalyptus.

Ia menilai kalung tersebut memang bukan obat. Menurut dia itu hanya sebatas suplemen. 

"Gini eucalyptus yang kemarin kan bukan obat tuh, dari BPOM juga nggak ada. Instansi yang berhak izin edar obat kan BPOM, itu kan cuma suplemen aja bukan obat. Kalau Kementan bilang temukan obat anti virus ya salah," kata Agus.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search