-->

Lagi, Seorang Ulama Dibacok Saat Sholat Berjamaah dan Meninggal

- September 15, 2020


Setelah Syekh Ali Jaber, penganiayaan terhadap ulama terjadi lagi. Imam masjid Muhammad Arif dibacok parang oleh salah seorang jamaah. Arif pun meninggal dunia di rumah sakit sekitar pukul 4.30 WIB, Senin (14/9/2020).

“Iya, Innalillahi. Beliau sudah meninggal tadi pagi, benar itu,” ujar Lurah Tanjung Rancing, Mat Hasan.

Muhammad Arif menjadi korban penganiayaan oleh pelaku berinisial M saat sholat magrib berjemaah, Jumat lalu.

Akibat penganiayaan yang dilakukan dengan menggunakan parang tersebut, korban mengalami luka di bagian wajah, dan lengan kanan.

Oleh warga dan pihak keluarga, korban sempat dilarikan ke rumah sakit di Kayuagung. Kemudian dirujuk ke RSUP Muhammad Husein Palembang.

Rencananya, imam masjid Arif akan dimakamkan di Desa Tanjung Laut. Yang merupakan tanah kelahirannya.

Baca juga: Inilah Pelaku Penusukan Syeikh Ali Jaber

“Dimakamkan di Desa Tanjung Laut, masih di OKI ini. Itu asal keluarganya,” ucap Hasan.

Hasan mengaku belum mengetahui banyak perkembangan kondisi korban, sehingga meninggal dunia.

Ketika rakaat pertama, tiba-tiba pelaku melihat korban yang berada di belakang imam.

Ketika itu, pelaku kembali ke rumah guna mengambil parang. Kemudian kembali menyerang korban ketika sholat.

Kejadian ini pun sontak membuat jemaah terkejut dan pelaku M berhasil diamankan oleh seorang TNI yang juga berada di lokasi kejadian.

Pelaku M akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian. Di hadapan penyidik Polres OKI, pelaku mengaku menaruh dendam kepada sang imam karena tersinggung saat ditanya kunci kotak amal masjid.

Pihak polisi menjerat pelaku dengan pasal 351 KUHP mengenai penganiayaan. Baca juga: Hukum Membaca Alquran di Kuburan



Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search