-->

Mengapa Doa Setelah Buang Air "Ghufronak"?

- September 30, 2020


Ketika seseorang sudah selesai dari buang hajat, disunnahkan untuk membaca doa "ghufronak". Mengapa doa setelah buang hajat adalah “ghufronak”? Diketahui dimana arti dari “ghufronak” sendiri adalah meminta ampunan kepada Allah. 

Apakah buang hajat merupakan perbuatan yang salah? Sehingga seseorang harus meminta ampun setelah melakukianya?

Ada dua teori yang dikemukakan ulama untuk menjawab pertanyaan mengapa nabi membaca doa tersebut seusai buang hajat.

Pertama:

أنه استغفر من ترك ذكر الله تعالى حال لبثه على الخالء وكان ال يهجر ذكر الله تعال إال عند الحاجة

Bahwasanya  nabi  beristighfar  karena  telah meninggalkan dzikir kepada Allah ketika berdiam diri di dalam tempat buang hajat. Dan beliau SAW tidak pernah meninggalkan dzikir kecuali ketika buang hajat.

Kedua:

أنه استغفر خوفا من تقصيره في شكر نعمة الله تعالى التي أنعمها عليه فأطعمه ثم هضمه ثم سهل خروجه فرأى شكره قاصرا عن بلوغ هذه النعمة فتداركه باالستغفار

Beliau beristighfar karena takut tidak cukup bersyukur kepada Allah SWT, yang telah memberi nikmat kepadanya. Allah telah memberi makan kemudian mencernakan makanan tersebut, kemudian memudahkan keluarnya setelah dicerna. Maka nabi menganggap dirinya tidak cukup bersyukur atas luar biasanya nikmat yang telah Allah berikan maka ia menutupinya dengan istighfar.


Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search