-->

Rocky: Catatan Kecil dari Tim Ekonomi di Meja Jokowi Tidak Dibaca

- September 22, 2020


Pengamat politik, Rocky Gerung menilai kebijakan Presiden Joko Widodo terkait perbaikan ekonomi nasional imbas dari pandemi Covid-19.

Saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2020 sebesar 2,97 persen sedangkan di kuartal II-2020 minus 5,32 persen.

Apabila di kuartal III-2020 ekonomi kembali minus, maka bisa dipastikan Indonesia akan mengalami resesi.

Untuk melepaskan diri dari ancaman resesi, Presiden Joko Widodo yakin dalam dua minggu Indonesia akan lepas dari resesi.

"Terkait pemulihan ekonomi nasional kita masih punya waktu sampai akhir September dalam meningkatkan daya ungkit ekonomi kita,” ujar Jokowi.

Melalui akun YouTube Rocky Gerung Official, Rocky segera merespons. Rocky pun berbincang dengan sahabatnya Hersubeno Arief.

"Kayaknya presiden memang kurang baca. Jadi sebenarnya itu hal sederhana. Apa itu resesi? Kan ada di depan mejanya, semacam catatan kecil dari tim ekonomi,” ujar Rocky di YouTubenya, Jumat (18/09/2020).

Ia mengaku tidak memahami pemikiran Jokowi sehingga ia nyeletuk butuh psikolog untuk memahami pikiran presiden.

"Ada halusinasi di dalam pikiran presiden, seperti (penggunaan kata) meroket, nanti kurva corona melandai, nanti ekonomi bisa tumbuh melebihi Malaysia, Singapura dan segala macam. Jadi ada sesuatu di kepalanya yang tidak terhubung dengan realitas, dan ini menjadi tugas psikolog untuk menjelaskan mengapa (Jokowi) bisa begitu,” sambung dia


 

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search