-->

Wakil Menag Paparkan 3 Unsur Dai yang Radikal

- September 08, 2020


Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi memberikan penegasan bahwa program sertifikasi penceramah bertujuan untuk menyaring dari dai yang berpaham radikal. 

"Jadi setiap dai dan penceramah agama harus terbebas dari unsur paham radikal tersebut karena dapat mengancam eksistensi Pancasila, NKRI, persatuan dan kesatuan bangsa," kata dia pada Selasa (8/9).

Yang dimaksud dengan paham radikal itu mesti memenuhi tiga unsur. Pertama, paham yang menistakan nilai-nilai kemanusiaan. Kedua, paham yang mengingkari nilai-nilai kesepakatan nasional.

Misalnya Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Dan ketiga paham yang menolak kebenaran paham orang lain, menganggap hanya kelompoknya yang paling benar sementara orang lain sesat atau kafir (takfiri)," lanjut Zainut.

Program penceramah bersertifikat, kata dia, sifatnya sukarela bukan kewajiban. Sehingga tidak ada alasan akan menjadi ancaman bagi dai dan penceramah agama yang tidak mengikutinya.

"Karena tidak ada sanksi apa pun yang akan diberikan kepadanya," kata Zainut.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search