-->

Beberapa Kata Jokowi Soal UU Ciptaker Hoaks dan Faktanya

- Oktober 10, 2020


Jokowi pada tanggal 9 Okt untuk pertama kalinya bicara mengenai UU Ciptaker setelah disahkan tanggal 5 Okt. Dalam pidatonya Jokowi mengecilkan protes sebagai “berdasar hoaks”. Mari kita periksa kata-kata dia. 

Jokowi: Penolakan berdasarkan hoaks

Faktanya: Banyak kritik, penolakan yang berdasarkan hasil pemeriksaan peneliti atas draf 1028 dan 905 halaman secara hati-hati. Ada kritik dari guru besar dan para akademisi. Kritik pun telah disampaikan sejak tahun lalu.


Jokowi: Penolakan berdasarkan hoax

Fakta: Yang kerap disebut hoaks faktanya adalah kritik terhadap draf yang lama (1,028 hal). Knp bnyk yang masih pakai draf lama? Krn banyak banyak yg msh sama, kedua, smpi hr ini, yg tersedia di web DPR yang 1,028.


Kata Jokowi: UU Ciptaker=penyederhanaan perizinan

Fakta: UU yg tdk sederhana ini akan menimbulkan lebih dari 500 peraturan turunan, sehingga berpotensi menjadi “hyper-regulation”. Sumber: Kertas Kebijakan FH UGM dan Komnas HAM


Kata Jokowi: Amdal tetap ada dan ketat

Fakta: Amdal memang tetap ada tapi komisi Amdal digantikan pemerintah pusat. Partisipasi publik dalam Amdal pun dikurangi. (Sumber: ICEL, Walhi, FH UGM)


Kata Jokowi: Tidak benar UU mengkomersialisasi pendidikan, hanya di KEK

Fakta: Meski “hanya” di KEK, semua anak Indonesia harusnya bisa menikmati hak yang sama dalam mengakses pendidikan. Ini juga berpotensi membuat persaingan tdk sehat.

Kata Jokowi: UU Ciptaker memerlukan banyak sekali PP dan Perpres

Fakta: Benar. Akan ada sekitar 500 aturan turunan. Dan ini mementahkan niatan untuk menyederhanakan aturan.



Eva Mariani

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search