-->

Denny Siregar: Jangan Dengarkan Para Ketua Serikat Pekerja Itu

- Oktober 08, 2020


Pendukung rezim Jokowi yang juga buzzer Denny Siregar mengatakan bahwa demo buruh menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja mirip dengan demo penolakan UU KUHP.

Demo, kata dia, dimulai dengan menyebarkan hoaks di media sosial.

“Mirip dengan demo menolak UU KUHP dulu, UU Cipta Kerja penuh dengan pelintiran-pelintiran penafsiran. Tidak banyak orang yang bisa berbahasa hukum, apalagi sekelas baca peraturan undang-undang,” kata Denny di channel YouTube CokroTV, Kamis (8/10).

Nah yang diplintir ini biasanya penafsirannya, kata dia, dibikin negatif dan mencekam, supaya orang takut. "Dan kalau orang sudah takut, mereka akan turun ke jalan. Ini memang teroi propaganda lama. Ciptakan ketakutan, maka isu akan cepat menyebar,” tambah Denny.

Ketakutan itu, kata Denny, seperti virus, cepat sekali menular. Rasa takut menyerang orang berpendidikan rendah hingga profesor.

Ketakutan diciptakan lewat hoaks-hoaks yang beredar di grup-grup WhatsApp.

“Ada yang bilang nanti pengusaha mudah mem-PHK karyawan. Ini kan bikin geli. PHK itu ya ada aturannya, gak bisa sewenang-wenang. Dan ini sudah diatur oleh UU,” imbuhnya.

“Lagian kalau perusahaan mau PHK, pasti alasannya kuat. Kalau gak karena situasi sulit, pasti yang di-PHK bukan karyawan yang pintar dan dibutuhkan perusahaan. Biasanya yang kena PHK karena karyawan itu skill kerjanya gak upgrade-upgrade, malas, lamban, dan tuntutannya gak karuan. Pengen kaya tapi kerjanya gak ada,” cetusnya.

Dengan Omnibus Law, kata Denny, maka perizinan akan lebih ringkas. Investasi asing juga tidak takut untuk bikin pabrik di Indonesia.

Pria yang pernah memfitnah santri adalah bibit teroris ini mengimbau kepada para buruh untuk tidak mendengarkan ajakan dari para ketua serikat pekerja. Sebab, menurut Denny, demo buruh merupakan mata pencaharian serikat buruh.

“Jadi jangan dengarkan para ketua serikat pekerja itu. Mereka ada agenda-agenda tertentu untuk kepentingan mereka pribadi. Meski UU sudah dibicarakan oleh Presiden kepada mereka, mereka akan tetap ngajak demo karena demo itu mata pencaharian mereka,” pungkas Denny Siregar.


Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search