-->

Megawati: Kenapa Bangsaku Tuh Sulit Kalau Disuruh Mikir

- Oktober 31, 2020


Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyebutkan kinerja kader-kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang kurang aktif dalam pemberdayaan menanam pohon di daerah-daerah.

PKK, kata dia, memiliki peran penting dalam gerakan menanam pohon karena mengetahui medan wilayahnya masing-masing.  

"Katanya ada PKK, ada PKH, lha mbok diaktifkan kenapa ya? Pertanyaan saya kan sebetulnya kan tidak susah, jawabannya ada, tapi kenapa sangat kurang diaktifkan," ujar Megawati.

Hal tersebut dikatakan dalam Rakorbidnas Gerakan Menanam Pohon Kepala Daerah PDIP se-Indonesia secara virtual, Sabtu (31/10).  

Ia bahkan menilai kurang aktifnya gerakan ini dikarenakan kemampuan berpikir para kader yang kurang. Menurut dia, hal itu akibat Indonesia dijajah selama 350 tahun oleh Belanda.  

"Saya sampai mikir, ini akibat penjajahan 350 tahun ya? Kenapa bangsaku tuh sulit sekali kalau disuruh mikir. Kan tadi sudah dibilang, niat dulu. Kalau sudah ada niat pasti mikir," tutur Megawati  

Komoditas-komoditas pangan yang bisa ditanam, kata dia, di daerah dengan kondisi geografi tertentu. Misalnya, di NTT yang cenderung wilayah kering, bisa menanam talas, sorgum, hingga porang.  

"Nah, di situ kan banyak pilihannya. Bisa talas, bisa sorgum, porang, porang lagi laku keras lho, boleh lihat yang kayak... dia tadinya pemulung sekarang diangkat sudah kategori anak muda yang masuk millionaire. Bagus, usaha, orang itu diminta oleh Jepang, Korea, RRT boleh dibilang pasarnya itu tidak ada batas," ungkap Megawati.  

"Nah, kita kenapa nah ini lho, karena banyak diminta. Kenapa kita enggak gerakkan rakyat kalau memang mau. Suruh mereka memilih (menanam apa), bukan kamu yang memilih," tutup dia

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search