-->

Pukulan Telak untuk Aleg PDIP yang Sebut Ponpes HK Pembawa Limbah

- Oktober 06, 2020


Salah satu alumnus Ponpes Husnul Khatimah, Deki Zainal Mutaqin mengaku kesal dengan diksi ‘pembawa limbah’ yang dilontarkan Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy. 

Diketahui Aleg PDIP Nuzul menyinggung itu terkait wabah Covid yang tengah melanda Ponpes Husnul Khotimah membuat kesal banyak orang.

Deki merasa kesal setelah berulang kali menonton video berdurasi 5 menit tersebut. Zul, sapaan Nuzul Rachdy, tidak hati-hati dalam menggunakan diksi (pilihan kata) dengan menyebut Husnul pembawa limbah wabah.

“Beliau mengatakan pembawa limbah wabah, apalagi ditambah wabah segalanya. Secara denonatif dan konotatif pun, arti limbah wabah dalam siatuasi pandemi, menghasilkan interpretasi yang berbeda,” ujarnya.

Dia mengkhawatirkan, pernyataan tersebut seolah bentuk pembunuhan karakter terhadap pesantren. Padahal, keberadaannya memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan moral bangsa.

“Saya memang berbeda partai dengan pak Nuzul Rachdy. Beliau PDIP, saya Gerindra. Tapi tolong pisahkan antara kompetisi politik dengan masalah ini. Meskipun saya bukan lulusan Husnul tapi saya merasa memiliki,” tandas jebolan pesantren yang kini jadi wakil rakyat berangkat dari Gerindra itu.

Untuk itu, Deki meminta agar Zul segera meminta maaf di ruang publik. Sebab kalau tidak segera diklarifikasi maka dimungkinkan akan menggelombang. Jika memang merasa benar atas pernyataan tersebut, dirinya menantang Zul untuk membedahnya secara keilmuan.

“Tarik ke tengah, kita bedah secara keilmuan. Saya siap membedahnya dengan pak Zul. Bila perlu kita datangkan ahlinya,” tantang Deki. 

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search