-->

CNN Dinilai Belah Bambu Gara-gara Judul "Siswa di Depok Gagal Jadi Ketua OSIS Diduga karena Non-Islam"

- November 13, 2020


Laman media nasional CNN Indonesia membuat judul "Siswa di Depok Gagal Jadi Ketua OSIS Diduga karena Non-Islam". Judul tersebut dinilai memantik perpecahan dan merusak toleransi beragama.

Disebutkan bahwa siswa SMAN 6 Depok, Evan Clementine terpaksa harus mengurungkan niatnya menjadi ketua OSIS di sekolah diduga karena beragama non-Islam.

Evan gagal menjadi Ketua OSIS setelah panitia pemilihan SMAN 6 Depok memutuskan untuk mengulang proses pemilihan dengan alasan kerusakan sistem pemilihan elektronik (e-voting) yang mereka gunakan.

Padahal, dalam proses e-voting pada Selasa (10/11) lalu, sebelum kemudian diputuskan untuk diulang, Evan memperoleh suara terbanyak di antara keempat calon ketua OSIS yang lain. Namun, panitia dan pihak sekolah kemudian mengabari Evan bahwa pemilihan harus diulang karena alasan banyak siswa yang belum memilih.

Kabar tersebut juga Evan konfirmasi sehari setelah proses pemilihan yang kemudian dibatalkan. Evan sempat menanyakan hal itu kepada Wakil Kepala SMAN 6 Depok.

"Dari pas yang saya dipanggil dadakan itu, akhirnya saya bilang, kenapa di-voting ulang, apa karena agama saya? Dia bilang, 'Enggak kok. Enggak mungkin. Kamu jangan berpikir seperti itu'," kata dia menirukan jawaban Wakasek.

Judul berita tersebut mendapatkan respons warganet.

"Judul provokatif... kejadiannya krn proses masalah teknis e-voting. 

Bisa aja lu min hal yg blm pasti dijadiin judul," kata akun Tijabar.

"Dengan judul begitu, media pun malah bikin berpecah belah antar sesama anak bangsa," kata akun Koesmirah.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search