-->

Menohok, Dokter Mualaf: Kok Anak Presiden Kampanye Nggak Ditegur?

- November 18, 2020


Aktivis yang juga relawan COVID-19, dr. Tirta Mandira Hudhi menilai seharusnya Satuan Tugas COVID-19 merangkul Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dalam membantu mengedukasi protokol kesehatan COVID-19. Pasalnya massa Habib Rizieq dinilai banyak.

Dengan cara merangkul Habib Rizieq, kata dia, bisa diyakini membantu mengedukasi protokol kesehatan. Namun, ia bertanya-tanya apakah Satgas COVID-19 sudah berkoordinasi dengan pihak Habib Rizieq sebelum penyambutan di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa, 10 November 2020.

"Di sini yang viral Habib Rizieq pulang dijemput, bandara penuh. Kita sudah tahu di sini massa Habib banyak, harusnya ajak Habib untuk mengedukasi. Apa sudah diajak dialog, tokoh-tokoh yang jemput sudah diajak diskusi?" kata Tirta.

Hal tersebut dikatakan mualaf ini dalam acara Indonesia Lawyers Club tvOne #ILCProkesDilanggar, Selasa 17 November 2020.

Kasus kerumunan simpatisan Habib Rizieq, kata dia, adalah bukti kaget pihak-pihak terkait. Sehingga semua pihak terkait saling lempar-lemparan. 

Ia mengaku heran dengan pencopotan Irjen Pol Nana Sudjana dari posisi kapolda Metro Jaya. Ia menganggap Irjen Nana sudah banyak membantu pencegahan COVID-19. Tapi, seakan karena kasus ini tindakannya seakan tak dipandang.

"Kapolda Metro itu bagi-bagi masker ke pabrik, itu nggak dipandang. Gara-gara ada ini dicopot," katanya.

Oleh sebab itu, ia mengingatkan jangan cuma kerumunan Habib Rizieq yang dipersoalkan. Namun, juga kerumunan kampanye pilkada termasuk saat massa pendukung mengantar calon wali kota Solo Gibran Rakabuming Raka ke KPU.

Dia bilang saat momen mengantar Gibran, massa pendukung tumpah ruah. Namun, pemberitaan media senyap. Ia minta semua pihak bersatu melawan COVID-19 saat ini, bukan saling bermusuhan.

"Kalau mau bijak tegas, ayo tegas semua. Jangan anak Presiden di Solo (kampanye tidak ditegur). Habib Rizieq tegur, semua tegur,"  tutur Tirta.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search