-->

Profesor Ini Waspadai Feminis yang Ingin Merobohkan Ketahanan Keluarga

- November 11, 2020


Ilustrasi: Andosprasetyo

Serpong (11/11) - Keluarga adalah pondasi peradaban bangsa dan benteng dari ancaman-ancaman di luar yang ingin memgubah keluarga Indonesia yang sangat pancasilais. 

Hal tersebut dikatakan Guru Besar Ketahanan dan Pemberdayaan Keluarga Institut Pertanian Bogor (IPB) Euis Sunarti saat menyampaikan materi "Peran Keluarga dalam Membangun Generasi" di acara Milad 10 Sinar Cendikia dengan tajuk "Sinergi dan Kontribusi untuk Negeri" pada Rabu (11/11/2020).

"Para feminis berupaya untuk mengubah undang-undang pernikahan seperti mengubah kepala keluarga menjadi perempuan. Mereka menganggap ini bentuk diskriminasi. Padahal struktur keluarga dibutuhkan untuk menjadi kestabilan," tegas dia.

"Harus ada relasi suami dan istri, ayah dan ibu serta harus ada pembagian peran tugas dan para feminis ingin mengubah ini. Ingin mengubah falsafah ini semua. RUU Perkawinan dinilai mereka akan melemahkan otonomi tubuh perempuan," imbuh profesor itu.

Ia menegaskan bahwa keluarga Indonesia sudah menerima dan tidak mempermasalahkan laki-laki adalah kepala keluarga dan  ini sudah pembagian tugas yang baik. 

"Oleh sebab itu perlu ada satu lingkungan yang stabil, pengasuhan yang dijalankan tidak akan bisa berjalan baik bila fungsi keluarga tidak kokoh. Kesetaraan gender tidak cocok diterapkan dalam keluarga karena akan mengganggu stabilitas," ujar Euis.


Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search