-->

Usai Isu Tayangkan Gambar Nabi Muhammad, China Diserang Wabah Brucellosis

- November 06, 2020


China diserang wabah kembali. Wabah brucellosis itu melanda Lanzhou, Provinsi Gansu, China. Hingga saat ini sebanyak 6.620 orang terinfeksi penyakit tersebut.

Global Times pada Jumat (6/11) menuliskan sebanyak 126 orang yang terinfeksi telah dirawat di 11 rumah sakit di Lanzhou.

Komisi kesehatan Lanzhou mengatakan bahwa pemerintah kota telah membuka klinik khusus bagi orang-orang yang merasa mengalami gejala brucellosis.

Pada 24 September, pemerintah kota mengalokasikan dana kompensasi sebesar 10 juta yuan atau sekitar Rp21 miliar untuk pemantauan, diagnosis, pengobatan dan kompensasi bagi yang terinfeksi.

Pemerintah pun dilaporkan akan mendesak perusahaan farmasi yang menjadi dalang tersebarnya wabah untuk mempercepat relokasi pabrik ke luar kota.

Wakil Wali Kota Lanzhou, Wei Qingxiang mengatakan akan terus melakukan pengujian gratis bagi warga. Sementara orang yang dinyatakan terinfeksi akan menerima pengobatan gratis.

Wabah ini pertama kali ditemukan pada September 2020 usai kebocoran limbah di sebuah perusahaan biofarmasi di Lanzhou tahun lalu. Pada saat itu Komisi Kesehatan Lanzhou mengungkapan sebanyak 3.245 orang yang telah terjangkit penyakit tersebut.

Kabar terkait wabah itu hampir bersamaan dengan kabar saluran televisi pusat China, CCTV yang menayangkan gambar Nabi Muhammad SAW dalam sebuah serial TV. 

Insiden itu pertama kali muncul dalam siaran di saluran televisi berbasis berita berbahasa Inggris di India, WION pada akhir pekan kemarin.

Tayangan tersebut diunggah oleh aktivis HAM Uighur bernama Arslan Hidayat melalui akun Twitternya @arslan_hidayat pada tanggal 27 Oktober 2020 lalu. Selengkapnya di: Beredar Video Televisi China Tayangkan Gambar Nabi Muhammad




Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search