-->

Jawaban Menohok Kiai Cholil Soal Warga NU yang Hias Pohon Natal

- Desember 20, 2020

 


Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Kiai Cholil Nafis memberi tanggapan terkait sebagian umat Islam yang ikut merayakan Natal.

Diketahui, Warga NU di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), turut terlibat mempersiapkan kebutuhan perayaan Natal di Gereja Katolik Kristus Raja, Surabaya.


Salah satu warga NU yang kerap disapa Ustaz Nur Kholis Saleh, ikut membantu merangkai pohon Natal  dari masker dan hand sanitizer. Pohon Natal setinggi 3,5 meter dengan diameter sekitar 180 cm itu berdiri di sisi utara pintu masuk gereja.


Kiai Cholil menilai hal tersebut haram hukumnya.

"Ikut natalan dan ikut kepanitiaan natalan itu haram hukumnya. Toleransi itu tak perlu ikutan  tapi cukup memahami dan mempersilahkan agama lain merayakan agamanya tanpa kita mengganggunya," kata Kiai Cholil pada Ahad (20/12/2020).

"Pancasila itu menempatkan agama berdiri sendiri dan bebas menjalankan ajaran agamanya," ungkap dia.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search