-->

Polri Sebut Sang Imam Ditahan Bukan Karena Prokes, Bukan Hanya Kerumunan

- Desember 15, 2020


Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengaku bahwa pelanggaran yang menyebabkan Habib Rizieq ditahan bukan hanya perihal protokol kesehatan melainkan terkait penghasutan.

"MRS itu ditahan bukan terkait kasus protokol kesehatan, bukan hanya kerumunan Petamburan, tapi karena melanggar Pasal 160 KUHP ancamannya 6 tahun penjara," kata Ramadhan seperti dilansir MNC News Portal, Senin (14/12/2020).

Karena itu, kata Ramadhan, Habib Rizieq perlu dilakukan penahanan sebab jika hanya melakukan pelanggaran protokol kesehatan yakni hanya dikenai Pasal 93 UU Kekarantinaan Kesehatan Nomor 6 tahun 2018 dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara, maka tidak bisa dilakukan penahanan karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun.

"(MRS) itu dikenakan pelanggaran prokes juga, tapi yang menjadi alasan untuk penahanannya adalah Pasal 160 KUHP," ungkapnya.

Sejumlah massa yang tergabung dalam berbagai ormas Islam di Ciamis, Jawa Barat diketahui mendatangi Polres Tasikmalaya pada Senin (14/12/2020) siang. Kedatangan massa untuk melakukan aksi terkait penahanan Shihab di Mapolda Metro Jaya. Mereka juga meminta untuk ditahan sebagai bentuk solidaritas terhadap Rizieq. 

Massa juga mempertanyakan keadilan soal penembakan 6 orang laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek beberapa waktu lalu.


Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search