-->

Cara Halus Anies Singgung Risma yang Kerap Blusukan di Jakarta

- Januari 06, 2021







Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam penyaluran bantuan sosial untuk mengurangi dampak pandemi COVID-19. Hal ini disebut sebagai bentuk kehadiran pemerintah pada masyarakat yang terdampak krisis.

Anies mengingatkan terdapat tiga jenis program bansos yakni, Program Keluarga Harapan (PKH), Program sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT), dan juga Bantuan Sosial Tunai (BST).

Anies berharap pemanfaatan bansos ini diprioritaskan untuk seluruh keluarga dan dijalankan sebaik-baiknya. Hal itu disampaikan Anies dalam postingan di akun twitternya @aniesbaswedan baru-baru ini.

"Penyaluran bantuan sosial se-Indonesia ini dilaksanakan secara simbolis oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di Istana Negara, dan dihadiri secara virtual oleh seluruh Gubernur dari 34 Provinsi di Indonesia, tadi pagi," kata Gubernur Anies.

Baca: Khasiat dan nikmatnya teh kayu bajakah



Pemprov DKI kata dia juga memiliki bantuan serupa yang bersumber dari APBD seperti, bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), Kartu Lansia Jakarta (KLJ) dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan APBD.

Dalam postingannya ini, Anies juga turut mengunggah foto-foto penyerahan simbolis bansos oleh pemerintah pusat. Salah satu foto memperlihatkan Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma).

Diketahui saat ini Risma menjadi sorotan masyarakat karena kerap melakukan blusukan di Jakarta. Risma juga kerap bertemu dengan tunawisma di kolong jembatan.

Pernyataan Anies sekaligus mengunggah foto bareng Risma mengundang komentar para warganet.

"Ini baru Pemimpin, sampaikan apa adanya. Bantuan dari Pemerintah Pusat di sampaikan dengan baik dan tidak diakui sendiri. Ga kaya lurah ditempat saya, bantuan yg dananya dari rakyat (APBL) diakui sebagai "Bantuan Lurah" udah gitu dikorupsi lagi sama geng nya," kata akun Prima Esha.

"Koordinasi, sinkronisasi dan terintegrasi kerja bersama-sama untuk keluar dari tekanan pandemi Covid19; tidak menjual "citra" diri. Dengan tujuan tertentu yang tersembunyi dalam banker pikiran dan hati manusia," kata akun Dasuki.




Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search