-->

'Keanehan’ Capt Afwan Sebelum Sriwijaya Air Jatuh: "Tumben Abi Lebay"

- Januari 12, 2021


Selain, membuat status WA berisi ungkapan yang menyentuh “Setinggi apapun aku terbang, tidak akan mencapai surga bila tidak sholat lima waktu", pihak keluarga mengungkap sejumlah keanehan dari tingkah Pilot Sriwijaya Air SJ182 Kapten Afwan sebelum berangkat pada Sabtu (9/1) pagi.

Keponakan sang pilot, Ferza Mahardika menjelaskan, pamannya terakhir kali berangkat dari rumahnya di Perumahan Bumi Cibinong Endah, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (9/1/2021) pagi.

Kapten Afwan berangkat kerja ke Bandara Soetta beberapa jam sebelum pesawat Sriwijaya Air SJ182 dinyatakan hilang kontak di Kepulauan Seribu.

Ketika berangkat, istri dan anak Kapten Afwan merasakan hal yang tak biasa.

Kapten Afwan mendadak minta maaf kepada istri dan anaknya saat dia hendak berangkat.

“Pesan sih gak ada ke keluarganya, cuman yang biasanya dia pergi ya udah salaman biasa saja, ini dia minta maaf,” kata Ferza Mahardika di Cibinong, Ahad (10/1/2021).

Ia mengaku tidak tahu menahu permintaan maaf apa yang dimaksud Kapten Afwan sebelum berangkat kerja.

Menurut istri dan anaknya, hal itu sangat tak biasa dilakukan sebelum berangkat kerja.

“Anaknya juga ngomong kok Abi lebay tumben,” terang Ferza.

Tidak hanya itu, hal yang tak biasa dari Kapten Afwan juga terjadi di masalah pakaian yang dia kenakan saat berangkat kerja.

Ferza menjelaskan bahwa Kapten Afwan biasanya berangkat dengan pakaian rapi. Namun terakhir kali meninggalkan rumah, Kapten Afwan berangkat dengan pakaian kusut.

“Terus juga biasanya berangkat pakaian rapi, ini sedikit lecek karena terburu-buru,” kata Ferza.


Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search