-->

Mbah Mijan Mengaku Nabi Muhammad selalu Sujud Kepadanya

- Maret 11, 2021


Paranormal Mbah Mijan Miharjo (57) mengaku bisa mendatangkan Nabi Muhammad SAW. Ia mengaku tak sendiri. Bersama muridnya Adiyanto (45), ia juga diketahui menganut aliran menyimpang syariat Islam.

Pengakuan Mbah Mijan itu pun membuat warga Kampung Renobasuki, Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah, resah yang kemudian melaporkan kepada aparat setempat.

Forkompimcam setempat langsung mendatangi Mbah Mijan untuk meminta klarifikasinya.

Kepala KUA Rumbia, Kasimun mengatakan, hasil klarifikasi bahwa Mbah Mijan mengakui menganut keyakinan menyimpang dari syariat Islam.

“Mbah Mijan berujar bahwa Rasulullah selalu sujud ketika datang kepadanya dan bisa bertemu Rasulullah kapan pun,” ungkap Kasimun dikutip dari Radar Lampung.

Mbah Mijan, sambungnya, juga meyakini bahwa surat Yassin berjumlah 113 ayat dan diturunkan bukan kepada Nabi Muhammad SAW. Melainkan diyakini diturunkan kepada kepada Nabi Syuaib.

“Sedangkan dalam Alquran jumlah yang benar adalah 83 ayat dan turun kepada Nabi Muhammad SAW,” bebernya.

Kasimun menyebut Mbah Mijan juga mengurangi huruf dalam beberapa ayat Alquran yang membuat beda arti.

“Contohnya lafadz Bismillahirahmanirrahim diganti Bismillahirahmanurrohin. Lalu ada juga yang lain,” papar Kasiman.

“Beliau (Mbah Mijan) hanya membuka praktik pengobatan tradisional. Ada beberapa warga yang datang ke situ. Bisa jadi kesempatan itu dijadikan Mbah Mijan untuk mempengaruhi,” tuturnya.

Berdasarkan pengakuan Mbah Mijan, aliran menyimpang itu sudah dianut sejak dua tahun terakhir.

Kedua warga Kampung Renobasuki, Kecamatan Rumbia ini akhirnya mengakui telah memeluk ajaran yang tidak sesuai dengan syariat Islam.

“Saya meminta maaf kepada masyarakat, kepada pemerintah, dan kepada semua pihak atas kesalahan saya sebagai manusia biasa,” tutur Mbah Mijan.

Mbah Mijan pun kemudian menyatakan berjanji bertobat dari ajaran menyimpang tersebut.

“Mohon saya diterima lagi di masyarakat. Saya berharap, semoga anak cucu saya tidak mengikuti,” tuturnya.

Keduanya pun telah mengucap Dua Kalimat Syahadat di Musala At-Taufik, kompleks Mapolsek Rumbia.

Pengucapan kalimat ini disaksikan unsur Forkopimcam Rumbia dan Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem) Lamteng, Selasa (9/3).


Advertisement

1 komentar:

avatar

Nu edan..
Emng si mizan teh saha..
Gusti alloh..


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search