-->

Peneliti Nilai Demokrat Disingkirkan Agar PKS Oposisi Sendirian

- Maret 07, 2021


Peniliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Siti Zuhro menilai pemerintah bertanggung jawab dalam menjaga stabilitas politik di Tanah Air. 


"Dalam konteks negara bangsa bagaimanapun juga pemerintah bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas politik," kata Prof Siti saat diskusi daring terkait kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat yang dipantau di Jakarta, Sabtu (6/3).


Dia menyebut Pemerintahan di negara mana pun tidak akan mampu membangun tanpa ditopang stabilitas politik dan keamanan yang baik. Karena itu, situasi politik akhir-akhir ini menurutnya harus menjadi perhatian serius oleh pemerintah.


Dia kemudian mengatakan meskipun saat ini kursi parlemen didominasi oleh partai politik pendukung pemerintahan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, Siti menilai KLB Demokrat bisa jadi bertujuan agar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sendirian menjadi partai oposisi. 


Siti juga menyebut kisruh di tubuh Demokrat harus menjadi pembelajaran bagi semua pengurus partai pemenang Pemilu 2009 tersebut agar menentukan sikap yang jelas apakah sebagai oposisi atau pendukung pemerintah.



Terlebih sistem multi partai bukan tanpa konsekuensi logis. "Ini luar biasa. Jadi kompetisi antarpartai politik harus dikelola betul-betul dengan matang tanpa membenturkan karena itu tidak baik," ujar Prof Siti Zuhro.


Bila sikap tegas itu ditampilkan sejak awal, Prof Siti Zuhro meyakini kejadian yang menimpa Demokrat akan mendapat simpati luar biasa dari masyarakat.



Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search