-->

Tiga Terpidana Ini Bisa Sidang Secara Offline

- Maret 23, 2021

Imam Besar Habib Rizieq Shihab terpaksa harus sidang secara online. Ia tidak diperbolehkan sidang secara tatap muka atau offline.

Perlakuan berbeda dialami oleh para tersangka berikut ini yang bisa hadir sidang secara offline. Padahal sama-sama dalam kondisi pandemi Covid-19.

1. Djoko Tjandra


Djoko Tjandra adalah terpidana kasus "cessie" Bank Bali berdasarkan putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung 11 Juni 2009 yang dijatuhi hukuman penjara selama 2 tahun dan denda Rp15 juta subsider 3 bulan. 

Pada Senin (22/3/2021) kemarin, Djoko Tjandra berharap, agar majelis hakim memberikan vonis bebas. Salah satu alasannya yakni lantaran usianya yang sudah tidak muda lagi. 

Jaksa Penuntut Umum meminta Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap Djoko Tjandra. Penuntut Umum menyatakan, terdakwa perkara pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) serta penghapusan nama Djoko Tjandra dari Daftar Pencarian Orang (DPO) itu terbukti melakukan tindak pidana korupsi berupa suap kepada pejabat penyelenggara negara.

Selain terbukti bersalah, dalam amar tuntutan, penuntut umum juga menolak permohonan Djoko Tjandra untuk menjadi justice collaborator atas surat yang diajukan tertanggal 4 Februari 2021.

Penuntut umum menganggap Djoko Tjandra merupakan pelaku utama dalam kasus dugaan suap pejabat negara. Hal tersebut karena Djoko Tjandra berposisi sebagai pihak pemberi suap.

2. Pinangki


Terungkap bahwa Pinangki merupakan makelar kasus yang berkaitan dengan Kejaksaan Agung dan MA. Majelis hakim menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap Pinangki dalam kasus fatwa MA. Pinangki dinyatakan terbukti bersalah melakukan tiga tindak pidana sekaligus.

3. Napoleon


Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Inspektur Jenderal atau Irjen Napoleon Bonaparte divonis 4 tahun penjara dalam kasus suap red notice Djoko Tjandra. Selain itu, Napoleon juga dijatuhi denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan.

"Menjatuhkan pidana oleh karenanya 4 tahun penjara," kata Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu, 10 Maret 2021.

Djoko Tjandra dan Pinangki tampak menggunakan masker saat hadir sidang offline. Sementara Napoleon jarang menggunakan masker.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search