-->

Iktikafmu Berselimut Tebal? Iktikaf Mereka Berpelukan Pecahan-pecahan Batu

- Mei 09, 2021


"Apa bekal i'tikaf kita? Bantal dan selimut tebal? Makanan dan minuman nan royal?" tutur aktivis kemanusiaan Azzam Mujahid Izzulhaq.

"Mereka berbekal ini saja. Sejumlah bebatuan, tenaga dan iman di dada. Untuk menjaga masjid Al Aqsha dari serangan para penzhalim yg durjana," katanya seraya membagikan foto orang iktikaf dengan pecahan batu di sampingnya. 



Bentrok berdarah diketahui terjadi di Masjid Al Aqsa. Ratusan orang bahkan terluka usai polisi Israel menyerang warga Palestina yang baru saja berbuka puasa di situs suci Muslim itu, Jumat (7/5/2021).

Polisi Israel bahkan menggunakan peluru karet dan granat kejut. Sementara warga Palestina menggunakan batu melawan aparat.

Reuters menyebutkan kejadian bermula di tengah protes warga Palestina terkait potensi penggusuran sejumlah rumah untuk pemukiman Yahudi. Mereka memenuhi perbukitan di sekitar masjid.

Mereka dihadap ratusan polisi Israel dengan perlengkapan lengkap. Situasi awalnya tenang, namun setelah berbuka puasa, kondisi panas dan menjadi bentrokan.

Pejabat Masjid Al-Aqsa meneriakkan agar semua pihak tetap tenang. "Polisi harus segera berhenti menembakkan granat kejut ke arah jemaah, dan kaum muda harus tenang dan diam!" tegas pejabat Al-Aqsa saat kejadian berlangsung.

Laporan paramedis menyebut 200 warga Palestina luka dalam kejadian itu. Mereka dirawat ke rumah sakit setelah terkena peluru karet oleh Bulan Sabit Merah Palestina.



Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search